madéwira |
create design that works™ male 24-years old, bali, indonesia graphic designer • web developer illustrator • photographer proud father hello{at}madewira.com |
Inilah potret negara inferior yang selalu tersudutkan oleh segala hal di dunia ini. Ini pula gambaran nyata dari sebuah keadaan bahwa duniawi yang sesaat lebih penting daripada kepentingan lain yang lebih panjang manfaat dan hasilnya.

Seperti kita ketahui, hari-hari ini, Julia Roberts, aktris film Hollywood yang melejit lewat film Pretty Woman dan Erin Brockovich, sedang melaksanakan syuting film terbarunya. Film berjudul Eat, Pray, Love itu salah satunya mengambil tempat di Bali. Dengan alasan keamanan dan sebagainya, lokasi syuting yang dilakukan di Pantai Padang-Padang, Pecatu, Kabupaten Badung, Bali ini ditutup untuk umum.
Pengamanan yang sangat ketat dilakukan dalam setiap pengambilan gambar film tersebut. Dalam radius sekitar 500 meter, lokasi syuting telah disisir, dengan penjagaan empat lapis. Penjagaan melibatkan polisi, TNI, bodyguard lokal dan luar negeri. Yang tidak berkepentingan, diminta meninggalkan lokasi itu. Tentu saja hal ini membuat aktivitas warga sehari-hari terganggu. Rencananya, syuting di Bali ini akan dilaksanakan selama satu bulan.
Yang mengenaskan, untuk kepentingan “sekadar” film Hollywood ini, kru film meminta Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Bali meliburkan sekitar 480 murid SDN 3 Ungasan yang memang dekat dengan lokasi syuting. Alasannya? Ya itu tadi, untuk keamanan. Untungnya, permintaan yang “keblinger” ini ditolak oleh pihak yang berwenang. Namun, tetap saja, murid-murid SDN 3 Ungasan “diungsikan” ke SDN 1 Ungasan untuk numpang belajar.
Sementara sang aktris jelita Hollywood itu seusai syuting bisa menikmati sunset dengan tenang, siswa-siswa SD itu pindah tempat belajarnya. Bukan karena gempa. Atau bencana alam lainnya. Kelak, mungkin mereka akan berkata, “Aku sekolahnya pernah ngungsi dulu. Ada Julia Roberts ke sini!”
Gara-gara mamah siang malem rewel minta tolong hapusin semua data di iPhone temennya, sekarang jadi balik ngelock lagi akibat kehabisan batere sewaktu proses “Erase All Content”. Versi OS iPhone saat ini udah nyampe 3.1.2. Dan terakhir saya mrethel iPhone itu masih versi 2-an. Jadi banyak prosedur yg terlewat & udah ga inget lagi.
Beruntung Dev-Team berhasil bikin PwnageTool untuk iPhone 3G 3.1.2 jadi ga repot lagi untuk unlocknya. Itupun saya nemunya setelah puyeng ngobok google.. maklumlah lupa pwn-pwn-an. Tapi ya.. syaratnya mesti download custom firmware yang gedenya 241 MB.

Dan saya cuman pake Telkomsel Flash disini… oh crap!
He knows what fabulous is..:
Dhyanapura Beach, Seminyak, Bali.
In Your Dream:
Someday I just asked myself, why we can’t make a connection between heaven and earth wirelessly? So we can chat to our forefather and God at anytime, with wink emoticon.
Would you like to bring me a router when you die, please?
Mama Cookie’s 巻寿司 California Roll:
Dinner with Japanese foods. Yum!
Mama Cookie’s Burger:
My wife is very keen to cooking. Yum! Delicious beef burger!
My 40D Shutter Count:
woot! :(
Icon: Canon EOS 5D Mark II:
Canonian’s Most Wanted Camera Mac Icon for all of my Flickr friends. Cheers!
Download
Icon: Canon EF 70-200 F2.8 L IS:
Jarang pegang kamera sejak pindahan rumah. Sekarang cuma menikmati suasana rumah ‘baru’ sambil bikin icons untuk Mac. Lumayanlah project satu hari dapet empat digit dollar. Thanks God.. kami bisa membeli sofa akhirnya.
“mai simpang ke kubu..”
Download
Icon: Canon EF 24mm F1.4L:
Masih menikmati bikin icon di Photoshop. Rasanya enggak kalah seru ama pegang & muter-muter lensa aselinya.
Download