Gili Trawangan, 30 September 2011…
Berkelana dari Jogja, Semarang, Bali, hingga Lombok, akhirnya sandal lusuhku ini putus dan menyerah di keranjang flip-flop basket depan Villa Julius, Gili Trawangan.
Aku dan sebagian orang lainnya percaya. Meninggalkan barang kenangan akan membuatmu kembali lagi kesana suatu saat nanti. Lagipula, siapa sih yang nggak mau ke Gili?
Tempat dimana kamu bisa kembali bebas tanpa lepas tanggung jawab, dan menemukan lagi siapa dirimu yang hilang tenggelam rutinitas.
Flip-flop recycle ini contoh kecil tanggung jawabmu menjaga alam dan berbagi pada sesama. Dan serunya, ada rasa malu kalau buang sembarangan disana.
Sebuah rasa yang sudah terlanjur sulit untuk tumbuh di Bali…
